Berita Maluku Berita Ambon Ambon, Maluku (MataMaluku) – Pembakaran sampah memicu kebakaran di kawasan RT 003/RW 005, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (15/8/2026). Kebakaran terjadi di lahan milik Kementerian Perindustrian RI yang berada tepat di depan Lorong Rumah Tingkat Kuda Mati sekitar pukul 14.00 WIT. Kobaran api dengan cepat membesar akibat banyaknya sampah dedaunan kering serta hembusan angin kencang. Api yang semakin meluas membuat warga panik karena kobaran tersebut dikhawatirkan menjalar ke permukiman penduduk yang berada di sekitar lokasi. Ketua RT 003/RW 05 Kudamati, Jhon Ruipassa, mengatakan kejadian bermula saat warga bersama warga sektor Peniel melakukan kerja bakti untuk membersihkan tumpukan sampah yang telah lama menumpuk di area pemukiman perindustrian. “Kami warga RT 003/RW 05 bersama dengan warga sektor Peniel menggelar kerja bakti untuk membersihkan tumpukan sampah masyarakat yang telah lama menumpuk di area pemukiman perindustrian. Untuk memusnahkan sampah-sampah tersebut, warga kemudian membakarnya,” Ujar Jhon. Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang panas dan disertai angin kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar hingga sulit dikendalikan. “Namun, kondisi cuaca yang panas dan disertai angin kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar tak terkendali. Percikan dan kobaran api tersebut kemudian menjalar hingga mendekati kawasan rumah penduduk setempat,” ujarnya. Warga kemudian berupaya mengantisipasi agar kobaran api tidak semakin meluas dan menjalar ke permukiman. Mendapat laporan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap kobaran api yang membakar tumpukan sampah dan vegetasi kering di kawasan tersebut. Petugas berhasil memadamkan api dan selanjutnya melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. Jhon, juga meminta Pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian RI, memperhatikan kondisi lahan tersebut yang telah lama terbengkalai. Ia berharap lahan milik pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan sehingga tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Peristiwa tersebut tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa.
Artikel Terkait
Penanganan kasus eks Jampidsus dinilai perlukan independensi institusi
DUTAFM Maluku DUTAFM Ambon Jakarta (dutafm ) - Guru Besar Hukum dan Kenegaraan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran”…
Kapolda NTT : Evakuasi korban gempa Flores jadi prioritas utama
Radio di Maluku Radio di Ambon Kupang (dutafm) - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, menegaskan keselamatan…
Pemkot Ambon Segera Benahi Ruas Jalan Rusak
Berita Ambon Berita Maluku Tengah Ambon, Maluku (MataMaluku) – Pemerintah Kota Ambon mulai mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan…
KPK jelaskan alasan tidak menahan mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi
Radio di Ambon Radio di Maluku Jakarta (dutafm) - Komisi Pemberantasan Korupsi tidak menahan mantan Direktur Utama PT Bank Pembangunan…
KPK Sita Tiga Koper Dokumen dari Rumah ASN PUPR Bengkulu
Berita Maluku Berita Ambon Kota Bengkulu (MataMaluku) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita tiga koper yang diduga berisi…
Pemilik Pangkalan Ungkap Kelangkaan Minyak Tanah di Ambon
Berita Ambon, Berita Maluku Ambon, Maluku (MataMaluku) – Kelangkaan minyak tanah bersubsidi di Kota Ambon disebut masih sering…