Berita Maluku Berita Maluku Terkini Masohi, Maluku Tengah (MataMaluku) – Harga sejumlah kebutuhan pangan di Pasar Binaiya, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, masih relatif stabil pada Sabtu (22/8/2026), meski pasokan ikan mulai terpengaruh kondisi cuaca di perairan Maluku Tengah.
Berdasarkan pantauan reporter DMS Media Group di Pasar Binaiya Masohi, aktivitas perdagangan berlangsung normal dan belum terlihat adanya kenaikan harga yang signifikan pada sejumlah kebutuhan rumah tangga.
Sebagian besar pedagang masih menjual komoditas pangan dengan harga yang relatif sama dibandingkan pekan sebelumnya. Ketersediaan sejumlah bahan pokok juga masih terjaga.
Berikut daftar harga sejumlah komoditas pangan yang terpantau di Pasar Binaiya:
- Cabai rawit: sekitar Rp70.000 per kilogram.
- Bawang merah: sekitar Rp46.000 per kilogram.
- Bawang putih: sekitar Rp45.000 per kilogram.
- Tomat: sekitar Rp10.000 per kilogram.
- Telur ayam ras: sekitar Rp60.000 per rak.
- Telur eceran: sekitar Rp10.000 untuk empat butir.
Harga tomat masih tergolong rendah, yakni sekitar Rp10.000 per kilogram. Kondisi tersebut dipengaruhi harga dari distributor yang masih relatif terjangkau.
Sementara itu, stok beras, minyak goreng, dan gula masih dinilai aman. Ketiga komoditas tersebut juga belum menunjukkan perubahan harga yang berarti.
Kondisi harga yang relatif stabil membuat aktivitas perdagangan di Pasar Binaiya tetap berjalan normal. Masyarakat masih dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang relatif terkendali.
Pasokan Ikan Mulai Menipis
Tekanan mulai terlihat pada komoditas ikan. Pasokan ikan kawalinya atau ikan selar di Pasar Binaiya mulai berkurang akibat kondisi cuaca di perairan Maluku Tengah.
Berdasarkan pantauan, ikan kawalinya masih dijual sekitar Rp20.000 per tumpuk. Harga tersebut masih relatif terjangkau, tetapi jumlah ikan yang tersedia mulai mengalami penurunan.
Angin kencang dan gelombang laut yang tinggi membuat aktivitas nelayan untuk melaut menjadi terbatas. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap jumlah ikan yang dapat dibawa nelayan ke pasar.
Pedagang menyebut pasokan ikan saat ini masih dalam batas normal dan belum sampai menyebabkan kelangkaan. Namun, apabila kondisi cuaca buruk berlangsung lebih lama, keterbatasan pasokan berpotensi memberikan tekanan terhadap harga ikan.
Cuaca Pengaruhi Pasokan Ikan
Kondisi di Pasar Binaiya menunjukkan adanya perbedaan karakteristik antara komoditas pangan. Bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula cenderung lebih stabil karena pasokannya tidak terlalu bergantung pada aktivitas nelayan.
Sebaliknya, komoditas ikan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan aktivitas nelayan. Ketika angin kencang serta gelombang tinggi membatasi aktivitas melaut, pasokan ikan ke pasar ikut berkurang.
Untuk sementara, harga pangan di Pasar Binaiya masih relatif terkendali. Pedagang dan masyarakat tetap dapat melakukan transaksi secara normal, meski komoditas ikan mulai menghadapi tekanan pasokan akibat kondisi cuaca di perairan Maluku Tengah.