Pemerintah Siapkan 1.000 Rumah untuk Korban Gempa Flores

MataMaluku  Berita Maluku  Kupang (MataMaluku) – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 rumah bagi warga terdampak gempa bumi di tiga kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang rumahnya rusak maupun hancur akibat gempa. “Saya mewakili tiga bupati dan warganya yang terdampak, sebagai gubernur, mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri PKP yang sudah memberikan dukungan perumahan kepada kami,” kata Melki di Kupang, Minggu. Menurut Melki, dukungan tersebut merupakan hasil rapat pada 20 Agustus 2026 yang dihadiri Menteri PKP, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, serta tiga pemerintah daerah yang mengalami dampak gempa paling berat. Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menyatakan komitmen memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 1.000 rumah bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Bantuan untuk Rumah Rusak dan Hancur Melki menjelaskan, bantuan pemerintah akan diarahkan untuk pembangunan rumah baru maupun perbaikan rumah warga yang masih memungkinkan untuk diselamatkan. “Pembangunan dan perbaikan rumah menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah gempa. Karena itu, bantuan tidak hanya diarahkan untuk membangun rumah baru, tetapi juga memperbaiki rumah warga yang masih memungkinkan untuk diselamatkan,” ujarnya. Menurut dia, pemulihan tempat tinggal menjadi salah satu prioritas setelah bencana karena masyarakat membutuhkan hunian yang aman dan layak untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan bantuan perumahan dapat diberikan kepada masyarakat yang terdampak. Ada Dukungan Pembangunan 500 Rumah Selain bantuan pemerintah pusat, pemulihan hunian bagi warga terdampak gempa Flores juga mendapat dukungan dari pihak swasta dan lembaga sosial. Melki menyebut Yayasan Buddha Suci telah berkomitmen membangun 500 unit rumah baru bagi warga terdampak di tiga kabupaten tersebut. “Yayasan Buddha Suci juga sudah berkomitmen untuk pembangunan 500 unit rumah baru,” kata Melki. Dukungan lainnya datang dari Maruarar Sirait yang secara pribadi memberikan bantuan senilai Rp5 miliar. Bantuan tersebut akan digunakan untuk membantu pemerintah daerah membangun rumah tambahan di luar program 1.000 rumah yang memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. Percepat Pemulihan Warga Flores Melki berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga sosial, dan pihak swasta dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak gempa di Pulau Flores. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya penyediaan hunian yang aman, layak, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. “Semoga ini bisa membantu keluarga kita yang membutuhkan ataupun bisa segera memperoleh rumah yang layak untuk ditinggali dalam waktu yang lama,” ujarnya.